<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4774">
 <titleInfo>
  <title>Determinasi Positioning Wisata Kuliner Di Kota Bengkulu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhian Tyas Untari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan Program Studi Sarjana Ilmu Administra</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Bengkulu adalah ibukota Provinsi Bengkulu, sebuah provinsi di Sumatera dan merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata. Salah satu pendukung adalah kegiatan wisata kuliner. Kuliner adalah refleksi dari keadaan sosial budaya dan interaksi manusia dengan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peta persepsi dari Kota Bengkulu sebagai tujuan wisata antara pesaingnya, dan belajar strategi pemasaran yang harus diambil oleh pemerintah dari sesuai dengan posisinya dalam peta persepsi. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung domestik di Kota Bengkulu dan yang telah mengunjungi atau minimal tahu tujuh tujuan wisata pesaing, yakni Padang, Medan, Lampung, Aceh, Jambi, Riau Dan Palembang. Penelitian ini menggunakan sampel dari 30 wisatawan asing sebagai responden. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data penelitian adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner kepada penyebaran wisatawan asing. Teknik analisis yang digunakan adalah Dimensi Scaling multi (MDS) Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kota Bengkulu sebagai tujuan wisata dianggap mirip dengan Palembang dan berbeda dibandingkan dengan Jambi. (2) Preferensi wisatawan melihat bahwa keuntungan dari Kota Bengkulu sebagai tujuan wisata adalah atribut makanan dan minuman, atribut biaya hidup, dan seni dan atribut budaya. Strategi pemasaran yang harus diterapkan pada pemerintah Kota Bengkulu untuk meningkatkan Kota Bengkulu sebagai tujuan wisata adalah dengan menggunakan saluran promosi efektif. Ini menyebabkan promosi yang efektif dapat meningkatkan permintaan pariwisata.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dhian Tyas Untari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Positioning, Tourist, Destinations, MDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Positioning, Turis, Tujuan, MDS</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">14110830</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI Welcome to Library Institut STIAMI</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">eJ15021</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4774</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-10-31 08:26:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-31 08:26:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>